by Admin | 20 Jan 2020 | Kegiatan
AULA BKDIKLATDA KOTA SALATIGA – Senin, 20 Januari 2020 Selama enam hari kedepan, BKDIKLATDA Kota Salatiga akan menyelenggarakan Sosialisasi Aplikasi E-Kinerja dengan mengundang seluruh Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan perwakilan Pejabat Pelaksana/Fungsional di masing-masing sub unit di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga.
Acara ini dimulai tanggal 20 Januari sampai dengan 27 Januari 2020, setiap harinya menghadirkan peserta sosialisasi dari Perangkat Daerah yang berbeda-beda. Adapun sebagai Narasumber adalah Kepala Bidang Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan, Bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si menyampaikan mengenai regulasi pemberlakuan E-Kinerja dan Pranata Komputer Ahli Muda BKDIKLATDA, Teguh Prasetyo, S.Kom., M.Si. menyampaikan materi mengenai teknis Aplikasi Si-Aki.
Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan seluruh Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga mampu mengoperasikan aplikasi ini dengan baik. Aplikasi ini setiap harinya akan digunakan oleh pegawai untuk menginput aktivitas kerja sehari-harinya (aktivitas harian) yang akan dijadikan dasar dalam pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai setiap bulannya. Di bulan Januari, seluruh PNS berkewajiban menginput Sasaran Kerja Pegawai, dan untuk Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas berkewajiban menginput kualitas mutu bawahannya. adapun penginputan aktivitas harian di aplikasi Si-Aki akan dimulai di awal Februari 2020.
Pada hari pertama ini peserta sosialisasi diikuti oleh perwakilan dari :
- Inspektorat
- Sekretariat Daerah
- Sekretariat DPRD
- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
- Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah
- Dinas Pangan
- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
by Admin | 26 Dec 2019 | Kegiatan
SALATIGA – Senin, 23 Desember 2019 bertempat di Aula BKDIKLATDA Kota Salatiga telah diselenggarakan Sosialisasi Aplikasi E-Kinerja dan TPP ASN Berbasis Kinerja yang dihadiri oleh seluruh Pejabat Pengawas yang menangani Keuangan dan Kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga. Acara tersebut dibuka oleh Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Ardiyantara, SH., MH. Adapun sebagai Narasumber adalah Kepala BKDIKLATDA yang menyampaikan materi mengenai Tambahan Penghasilan Pegawai berbasis Kinerja; Kepala Bagian Organisasi dan Kepegawaian Setda menyampaikan materi mengenai Basic Tambahan Penghasilan Pegawai berdasarkan Kepmendagri Nomor 061-5449 Tahun 2019; dan Kepala Seksi Sistem Informasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika menyampaikan teknis Aplikasi E-Kinerja.
Saat ini Pemerintah Pusat telah mengeluarkan regulasi baru terkait pemberian TPP, yaitu Keputusan Mendagri Nomor 061-5449 Tahun 2019 tentang Tata Cara Persetujuan Menteri Dalam Negeri Terhadap Tambahan Penghasilan Aparatur Sipil Negara Di Lingkungan Pemerintah Daerah. Di tahun 2020 nanti, TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) akan diberikan berdasarkan atas perhitungan terhadap penilaian produktivitas kerja, penilaian disiplin kerja dan rekapitulasi dari faktor pengurangan. Seperti tunjangan kinerja, nantinya TPP juga akan disesuaikan dengan kelas jabatan dan kinerja harian yang dilakukan pegawai. Jadi nominal setiap orang dikelas jabatan yang sama bisa mendapatkan TPP yang berbeda, tergantung kinerja yang dilakukannya.
Di Tahun 2019 ini Pemerintah Kota Salatiga, yang dipelopori oleh Dinas Komunikasi dan Informatika serta BKDIKLATDA berupaya untuk mengembangkan aplikasi E-Kinerja sebagai alat untuk mengukur kinerja ASN. Jadi semua ASN harus mengisi aplikasi ini sebagai bukti pekerjaan yang dilakukan setiap harinya, dan sebagai acuan untuk menetukan besaran tunjangan kinerja yang berhak didapatkan. Harapannya aplikasi ini dapat diterapkan di Tahun 2020 mendatang.
Dalam pengarahannya, Asisten Administrasi Sekda menyampaikan bahwa kita sebagai ASN harus mendukung kebijakan Pemerintah Daerah, “gunakan waktu ini untuk memberikan masukan dan mempengaruhi kebijakan yang akan diterapkan di Kota Salatiga”. “mohon kepada masing-masing pengampu untuk mensosialisasikan informasi mengenai E-Kinerja di OPD nya. Sebarkan info kepada ASN sampai yang paling rendah, sehingga mereka sadar bahwa ini menjadi sebuah kewajiban”, tambahnya

by Admin | 1 Dec 2019 | Kegiatan
Dalam rangka menyiapkan PNS yang akan purna tugas agar mampu kembali membaur ke masyarakat, Pemerintah Kota Salatiga melaksanakan Pembekalan Pensiun dan Pelatihan Wirausaha Angkatan II Tahun 2019. Acara ini dilaksanakan mulai tanggal 18 November – 22 November 2019. Pembekalan Pensiun dan Pelatihan Wirausaha ini diikuti oleh 40 peserta dan berlokasi di Yogyakarta dan sekitarnya.
Pada pembekalan pensiun Angkatan II diharapkan dapat memberikan bekal bagi PNS yang akan purna agar dapat mengisi masa pensiun dengan produktif dan Bahagia. “Meskipun PNS telah mendapatkan perlindungan kesinambungan penghasilan hari tua seperti tertuang, namun pembekalan pensiun penting dilaksanakan karena masih adanya PNS yang merasa cemas karena pada masa pensiun PNS akan mengalami beberapa perubahan. Diharapkan dengan diperolehnya materi-materi dalam pembekalan pensiun, maka PNS yang purna tugas dapat menjadi mandiri serta tetap produktif dihari tuanya. Selain itu kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi terakhir dari Pemerintah Kota Salatiga atas pengabdian PNS yang hendak purna tugas” terang Kepala Bidang Pembinaan dan Mutasi Ibu Siti Khotijah, S.Psi (22/11/2019).
Adapun materi yang diberikan dalam pembekalan pensiun dan wirausaha ini meliputi Motivasi Spiritual, Motivasi Bisnis, dan Keuangan dari Lembaga Pendidikan Antusias Semarang, Organisasi Kemasyarakatan oleh Tim Penggerak PKK Kota Salatiga, dan Pelatihan Wirausaha dari Jogja Farm dan Bakpia Sari Rasa 101.

Pelatihan dan Workshop Ayam Jawa Super

Pelatihan Pembuatan Bakpia Patuk, di Bakpia Sari Rasa 101

Pemberian tanda mata dari Pemkot Salatiga kepada Owner Bakpia Sari Rasa 101

Sambutan pengarahan oleh Kepala Bkdiklatda, Drs. Muthoin, M.Si
by Admin | 20 Nov 2019 | Kegiatan

Dalam rangka meningkatkan kinerja ASN, Pemerintah Kota Salatiga bersama dengan UNS, tahun ini telah mengembangkan sistem pengukuran kinerja berupa e-kinerja yang merupakan sebuah sistem yang terpadu yang digunakan untuk mengukur, menilai, mengawasi serta mengelola kinerja para ASN. Diharapkan, ke depan seluruh ASN Pemerintah Kota Salatiga dapat menggunakan aplikasi ini sehingga kinerjanya dapat terukur dengan jelas.
Terkait dengan jabatan analis, berdasarkan hasil observasi uraian tugas dan rincian tugas oleh tim kajian akademis UNS, pada rumpun jabatan analis, masih terdapat beberapa aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh pejabat pengadministrasi. Tugas utama jabatan analisis adalah mempelajari dan menganalisa, mengadakan penelitian dan membuat laporan. Fungsi analisis ditunjukkan dengan adanya aktivitas penelitian di unit terkait.
Hasil observasi di lapangan menunjukkan sebagian besar pemegang jabatan tersebut belum menjalankan fungsi analis. Hal yang sama juga terjadi pada jabatan dengan peringkat jabatan yang tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya pengarahan dan bimbingan kepada rekan-rekan analis agar dapat mengerjakan unsur utama jabatan yaitu tugas penelitian dalam bentuk sosialisasi yang dilaksanakan pada hari ini.
Narasumber yang dihadirkan antara lain Dr. Joko Suyono, SE, MSi dengan materi Penilaian Prestasi Kerja Pegawai dengan e-kinerja Bagi Jabatan Analis dan Dr. Lilik Wahyudi, SE, MSi dengan materi Tugas dan Fungsi Jabatan Analis. Kedua narasumber tersebut berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS Surakarta.
Ada banyak manfaat yang diharapkan dengan adanya aplikasi e-kinerja ini, diantaranya yakni pelayanan terhadap publik atau masyarakat akan semakin baik sebagai dampak dari semakin meningkatnya kualitas kerja para ASN, pengawasan terhadap kinerja dan aktivitas para ASN akan semakin mudah dan terstruktur, lebih mudah dalam melakukan penilaian kerja dan prestasi terhadap ASN yang nantinya akan digunakan untuk memberikan reward dan punishment kepada yang bersangkutan, memacu para ASN untuk bisa bekerja dengan lebih baik, lebih profesional dan bermartabat, dan yang tidak kalah penting adalah e-kinerja digunakan sebagai indikator untuk menentukan tunjangan ASN berdasarkan pada nilai yang diperolehnya atau hasil kinerjanya.
Hal ini perlu diperhatikan, karena nanti besaran tunjangan tidak hanya didasarkan pada golongan tetapi pada kinerja yang dilakukan oleh ASN.

by Admin | 1 Nov 2019 | Kegiatan
Rangkaian Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (LATSAR CPNS) golongan III yang diadakan oleh Pemerintah kota salatiga melalui BK Diklatda dan bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jateng resmi ditutup oleh Walikota Salatiga Bapak Yulianto pada Rabu (30/10/2019) bertempat di Bale Agung Telogo Resort.
Sebanyak 205 CPNS Golongan III Pemkot salatiga kini secara resmi lulus Latsar CPNS setelah menjalani proses pelatihan selama kurang lebih 4 Bulan yang terbagi menjadi 3 gelombang pelaksanaan. “Diksar merupakan prasyarat untuk menjadi PNS. Dengan berakhirnya kegiatan pelatihan dasar, para CPNS tersebut siap melayani masyarakat Kota Salatiga dengan label PNS secara resmi” terang Walikota Salatiga. Dalam kesempatan tersebut, walikota Salatiga dengan simbolis melepaskan tanda pesertas Latsar dan menyaksikan pembacaan janji alumni yang secara resmi menandakan bahwa rangkaian proses latsar telah selesai.
Kepala BK Diklatda kota Salatiga Bapak Muthoin menyampaikan bahwa pelaksanaan Latsar ini berjalan sangat baik dikarenakan semua peserta dinyatakan lulus. Sebnyak 196 peserta lulus dengan predikat memuaskan dan 9 peserta lulus dengan predikat sangat memuaskan. “dari rapat evaluasi kualifikasi kelulusan yang dilaksanakan pada tanggal 4, 26 dan 29 Oktober 2019 yang bertempat di BPSDMD dari 205 peserta yang dinyatakan lulus adalah sebanyak 205 peserta yang ini menandakan pelaksanaan latsar ini berjalan baik” terangnya (30/10/19).
Sebanyak 15 Peserta dari 5 angkatan yang merupakan peringkat 3 terbaik Surat Keterangan Lulusnya diserahkan langsung oleh Walikota Salatiga sebagai bentuk apresiasi atas usaha yang dilakukannya. Tidak lupa Walikota berharap para CPNS yang telah resmi menjadi PNS Pemkot Salatiga ini bisa mewujudkan Visi dan Misi dari pemerintah kedepannya.
by Admin | 16 Oct 2019 | Kegiatan
Pemerintah Kota Salatiga telah menerima 266 orang yang terdiri dari 60 formasi umum Golongan II, 205 orang mengisi formasi Golongan III dan 1 orang mengisi formasi dari K-2 pada proses seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun anggaran 2018.
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diangkat pada tahun 2018 sesuai dengan Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara diwajibkan mengikuti dan lulus Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS sebagai salah satu syarat untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. Pelatihan dasar ini wajib diberikan oleh pemerintah dalam masa satu tahun sejak pengangkatan CPNS tersebut. Peraturan pelaksanaan tentang Latsar CPNS ini dituangkan dalam Peraturan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 12 Tahun 2018.
Peraturan LAN Nomor 12 Tahun 2018 merupakan peraturan pengganti dari peraturan LAN sebelumnya tentang pelaksanaan Latihan Dasar CPNS. Pada Peraturan LAN yang baru ini terdapat beberapa perubahan yang signifikan dalam pelaksanaan kegiatan Latsar CPNS. Perbedaan yang sangat jelas adalah dari waktu pelaksanaan, di mana sebelumnya Latsar CPNS diselenggarakan selama 113 Hari Kerja atau setara dengan 1.141 Jam Pelajaran, namun dengan Peraturan LAN yang baru penyelenggaraan Latsar CPNS hanya selama 51 hari atau setara dengan 511 Jam pelajaran. Hal ini untuk mengantisipasi jumlah CPNS hasil seleksi di tahun 2018 yang sangat banyak hingga ratusan ribu orang.
Kegiatan Latsar CPNS yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Salatiga bekerja sama dengan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah dan berdasarkan peraturan yang ada mengharuskan setiap CPNS yang melaksanakan kegiatan habituasi harus dapat menghasilkan output yang jelas dan terukur, tidak hanya sekedar melaksanakan kegiatan sesuai tugas dan fungsinya saja. Setiap out put harus sesuai dengan rancangan aktualisasi yang sudah dibuat. Latsar CPNS kali ini memang mengharuskan setiap CPNS dapat menghasilkan sesuatu yang nyata baik produknya maupun manfaat yang ada pada produk tersebut. Hal ini mirip – mirip dengan Proyek Perubahan pada kegiatan DiklatPim, namun dalam skala yang lebih sederhana.
(more…)