by Bidang Diklat | 8 Mar 2017 | Informasi
Yogyakarta – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Salatiga menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Reformasi Birokrasi Bagi Kepala Organisasi Perangkat Daerah. Kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari dimulai tanggal 26 – 28 Februari 2017 dibuka secara langsung oleh Pj. Walikota Salatiga Drs. Achmad Rofai, M.Si.
Dalam sambutannya Pj Walikota Salatiga menyampaikan saat ini citra aparatur pemerintah yang melekat di masyarakat adalah citra yang negatif, Pemerintah dinilai lambat, berbelit-belit, tidak inovatif, tidak peka, inkonsisten, malas , tidak transparan, menerima suap dan kesan-kesan negatif lainnya, oleh karena itu beliau mengajak kepada semua peserta untuk menjadikan hal tersebut sebagai tantangan untuk menciptakan citra positif di mata masyarakat. Di akhir sambutan beliau berharap agar peserta memanfaatkan kegiatan ini untuk berdiskusi guna mendapatkan hasil yang baik dan positif bagi Kota Salatiga.
Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Ibis Style Yogyakarta ini diikuti oleh 46 orang peserta. Hadir sebagai Narasumber dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Wil. IIa Dit. Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah Kementerian Dalam Negeri Abas Supriyadi, S.Sos., MAP dan Kepala Kantor Regional I Badan kepegawaian Negara Yogyakarta Ibtri Rejeki, SH., MM yang didampingi Kepala Bidang Pengangkatan dan Pensiun Sudiyono, MH.




by Bidang Diklat | 10 Feb 2017 | Informasi
Salatiga – Selasa, 9 Pebruari 2017 bertempat di aula Kaloka Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Salatiga diselenggarakan Kegiatan Sosialisasi Sistem Jaringan Online Analisis Kebutuhan Diklat (Si Jari On AKD) Tahun 2017. Acara tersebut diikuti oleh pengelola kepegawaian seluruh Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Salatiga.
Disampaikan Sekretaris BKDiklatda Sri Sarwanti, SH., M.Hum yang hadir dalam pembukaan acara tersebut, setelah diadakannya sosialisasi ini diharapkan Pengelola Kepegawaian dapat menginventarisir kebutuhan Diklat dari semua PNS yang ada pada OPD masing-masing, sehingga dapat terpetakan kebutuhan Diklat dari PNS Kota Salatiga.
Sementara itu hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut Kasubbid Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah, Tony Agus Budiyanto, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa AKD yang selama ini dilaksanakan masih secara manual dan belum melibatkan unit pengguna, melalui Si Jari On AKD kebutuhan pengembangan kompetensi dari setiap PNS dapat diperoleh secara mudah, cepat, tepat dan dilaksanakan secara online.
Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan paparan dan simulasi penggunaan aplikasi Si Jari On AKD yang dipandu oleh Kasubbid Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah Tony Agus Budiyanto, S.Sos, M.Si dan Antonius Agung P, S.Kom.
[wpba-attachment-list]

by Bidang Diklat | 1 Dec 2016 | Informasi
Salatiga – Baru-baru i
ni telah dilaksanakan penutupan Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Mutu Pendidikan Guru yang Profesional dan Inovatif melalui Bimbingan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas untuk Pencapaian Angka Kredit, pada hari Kamis, 24 November 2016 bertempat di Aula Kaloka BKD Salatiga,Jl. Pemuda No Salatiga.
Acara ditutup oleh Kepala Badan Kepegawaian Kota Salatiga, Ibu Dra. Gati Setiti, M.Hum didampingi oleh Kabid. Diklat pada BKD Kota Salatiga, Bapak Sutopo, SE dan Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Tingkat SMP/SMA/MA/SMK Kota Salatiga, Ibu Dra. Lina Wulandari, M.Pd serta dihadiri oleh Pejabat Struktural dan staf pada BKD Kota Salatiga.
Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Mutu Pendidikan Guru yang Profesional dan Inovatif melalui Bimbingan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas untuk Pencapaian Angka Kredit ini terbagi dalam 2 angkatan, yaitu :
- Angkatan I dengan jumlah peserta sebanyak 90 orang, dimulai tanggal 26 Agustus s.d 17 November 2016 dengan dikoordinir oleh Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Tingkat SMP/SMA/MA/SMK Kota Salatiga, Ibu Dra. Lina Wulandari, M.Pd
- Angkatan II dengan jumlah peserta sebanyak 43 orang, dimulai 27 September s.d 15 Nopember 2016 dengan dikoordinir oleh Kepala SMP N 10 Salatiga, Ibu Yati Kurniawati, M.Pd.
Dalam sambutannya Kepala BKD Salatiga mengharapkan agar dari penyelenggaraan diklat ini, peserta dapat :
- Memperbaiki mutu dan praktik pembelajaran yang dilaksanakan guru demi tercapainya tujuan pembelajaran;
- Mengidentifikasi, menemukan solusi dan mengatasi masalah pembelajaran di kelas agar pembelajaran bermutu;
- Mengeksplorasi dan membuahkan kreasi-kreasi dan inovasi-inovasi pembelajaran.

by Bidang Diklat | 21 Oct 2016 | Informasi
Salatiga – Rabu, 19 Oktober 2016 bertempat di Aula Kaloka Badan Kepegawaian Daerah Kota Salatiga, Diklat Penguatan Kompetensi Supervisi Akademik Kepala Sekolah dibuka secara langsung oleh Pj. Walikota Salatiga Bapak Drs. Achmad Rofai didampingi Kepala BKD Ibu Dra. Gati Setiti, M.Hum dan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Bapak Drs. Harmanto, M.Si.
Pendidikan dan Pelatihan ini dilaksanakan selama 14 (empat belas) hari kerja, dari tanggal 19 Oktober s.d. 7 November 2016 dan diikuti oleh 40 (empat puluh) orang Kepala Sekolah SD Negeri di Kota Salatiga.
Kurikulum Diklat Penguatan Kompetensi Supervisi Akademik Kepala Sekolah berjumlah ± 109 jam pelajaran, yang diisi narasumber dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan Pejabat Struktural Pemerintah Kota Salatiga.
Dalam sambutannya Walikota Salatiga sangat mengapresiasi pelaksanaan Diklat ini, karena pelatihan ini sangat penting untuk peningkatan kompetensi teknis di kalangan Kepala Sekolah. Dalam pelaksanaan Diklat yang cukup singkat ini diharapkan peserta dapat menggali dan memahami materi yang disampaikan oleh pengajar baik yang dari Provinsi maupun dari Pemerintah Kota Salatiga. Selain itu, untuk penyebaran informasi yang lebih cepat di kalangan Kepala Sekolah diharapkan para Kepala Sekolah membuat grup WhatsApp messenger, agar apabila ada informasi yang penting dapat segera tersampaikan.

by Bidang Diklat | 12 Oct 2016 | Informasi
Pada hari Senin, 10 Oktober 2016 bertempat di Aula Kaloka BKD Salatiga,Jl. Pemuda No Salatiga, Diklat Teknis Pengelolaan Aset Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga resmi dibuka.
Acara dibuka oleh Plt. Walikota Salatiga, Bapak Drs. Achmad Rofai, M.Si didampingi oleh Narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Ibu M.W.E.S Retnowulan dan Kabid. Diklat pada BKD Kota Salatiga, Bapak Sutopo, SE serta dihadiri oleh perwakilan SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga.
Pendidikan dan Pelatihan ini dilaksanakan 4 (empat) hari kerja, dari tanggal 10 s.d. 13 Oktober 2016 diikuti oleh 59 (lima puluh sembilan) orang pengurus barang dan Pejabat Eselon IV yang menangani pengelolaan barang pada SKPD, dengan narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Tengah dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Semarang.
Dalam sambutannya Walikota Salatiga mengharapkan agar dari penyelenggaraan diklat ini, peserta dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan bagi pengurus aset daerah dalam rangka memantapkan pemahaman mengenai pengelolaan barang milik daerah.
Pengelolaan Barang Milik Daerah yang ruang lingkupnya mulai dari perencanaan kebutuhan sampai dengan pelaporan, sesungguhnya sudah dapat memberikan petunjuk pelaksanaan yang cukup memadai.
Namun permasalahan yang klasik secara nasional yang terjadi, manajemen sumber daya manusia, ketidakpedulian dalam pemeliharaan aset dan penatausahaan BMD yang carut marut, hal ini dapat kita ketahui catatan atas opini Badan Pemeriksa Keuangan terhadap Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah (disclaimer) hampir setiap tahun masih didominasi masalah Pengelolaan Barang Milik Daerah.
Pengelolaan Barang khususnya Milik Daerah yang baik tentunya akan memudahkan penatausahaan aset daerah dan merupakan sumberdaya penting bagi pemerintah daerah sebagai penopang utama pendapat asli daerah. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah daerah untuk mengelola aset secara memadai dan akurat.
Inventarisasi seluruh barang milik negara/daerah yang tersebar di seluruh pelosik Indonesia mutlak harus dilakukan agar terpotret secara jelas nilai aset/kekayaan negara/daerah. Penataan pengelolaan barang milik negara/daerah. Penataan pengelolaan barang milik daerah yang sesuai dengan semangat ggo governance tersebut, saat ini menjadi momentum yang tepat karena mendapat dukungan politik dari pemerintah. Pentingnya inventarisasi dan reevaluasi aset/kekayaan daerah yang ada saat ini sebagai bagian dari penyempurnaan manajemen aset secara keseluruhan. Tuntutan penerapan good governance dalam manajemen aset daerah saat ini sudah tidak dapat ditunda-tunda lagi. Tentunya hal tersebut akan membuka cakrawala kita bersama tentang urgensi dan pentingnya kegiatan dan reevaluasi BMD sehingga dapat meningkatkan status opini LKPP yang semula masih disclaimer menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
