BENCHMARKING TO BEST PRACTICE DIKLAT PIM Tk. IV KOTA SUKABUMI

Rabu, 3 Mei 2017 Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Salatiga Dra. Gati Setiti, M.Hum menerima secara langsung 40 orang peserta Benchmarking to Best Practice Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kota Sukabumi yang didampingi oleh Kepala BPSDMD Kota Sukabumi Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si beserta staf. Penerimaan dilakukan di Aula Kaloka Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Salatiga Jl. Pemuda No. 2 Salatiga,  turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Umi Limaningsih, SH, Camat Tingkir Nunuk Dartini, S.Pd., M.Si dan Kepala UPT Puskesmas Tegalrejo drg. Yulia Kristiyany yang merupakan Narasumber dari Lokus Benchmarking.

Dalam sambutannya Dra. Gati Setiti, M.Hum memaparkan tentang kondisi Kota Salatiga beserta keunggulan dan prestasi yang telah diraih, terakhir Kota Salatiga mendapat penghargaan Adipura Kirana.

Di akhir sambutan Kepala BKD Kota Salatiga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan Kota Sukabumi yang telah memilih Kota Salatiga sebagai lokus kegiatan Benchmarking to Best Practice, serta berharap melalui kegiatan ini dapat menjadikan hubungan persaudaraan yang lebih erat serta akan dapat memberikan masukan dan manfaat bagi kedua belah pihak.

Sementara itu Kepala BPSDMD Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si berharap, peserta dapat mengidentifikasi, mengadopsi, serta melakukan adaptasi terhadap proses pengelolaan program pada aspek-aspek unggul yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Salatiga. Hal ini dilakukan dalam rangka penyebaran inovasi, sehingga mampu menciptakan birokrasi yang berkompeten. Tak lupa atas nama lembaga, rombongan dan pribadi mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Salatiga yang telah bersedia meluangkan waktu serta menyediakan fasilitas selama Benchmarking to Best practice ini berlangsung”, tutup Saleh.

PENERIMAAN MAHASISWA BARU STPP MAGELANG TA 2017/2018

Berdasarkan Surat Ketua STPP Magelang Nomor 451/SM.220/I.8/03/2017 tanggal 23 Maret 2017 diinformasikan bahwa Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang pada Tahun Ajaran 2017/2018 mengadakan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk Jurusan Penyuluhan Pertanian di kampus Yogyakarta dan jurusan Penyuluhan Peternakan di kampus Magelang.

Penerimaan mahasiswa baru terbagi dalam empat jalur yakni jalur tugas belajar, jalur undangan, jalur umum dan jalur kerjasama. Persyaratan umum calon mahasiswa baru STPP Magelang adalah sebagai berikut :

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) yang dilengkapi bukti kewarganegaraan;
  2. Memiliki ijazah atau Surat keterangan Lulus (SKL) SMK-PP/SMK Pertanian/SMU IPA/MA IPA;
  3. Mengisi formulir pendaftaran;
  4. Memiliki tinggi badan paling rendah 155 cm bagi calon mahasiswa putri dan 160 cm bagi calon mahasiswa putra;
  5. FC Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dilegalisir;
  6. FC Kartu Keluarga yang dilegalisir Kecamatan;
  7. Surat Keterangan bebas narkoba dari Rumah Sakit Umum Pemerintah;
  8. Surat Keterangan sehat dari Dokter Rumah Sakit Umum Pemerintah;
  9. Membuat surat pernyataan untuk menaati peraturan di STPP;
  10. Memiliki Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, (bagi mahasiswa yang telah diterima).

Sedangkan persyaratan khusus untuk calon mahasiswa baru program tugas belajar adalah sebagai berikut :

  1. Pegawai Negeri Sipil Pusat berstatus Penyuluh atau Tenaga Teknis Pertanian yang mendapat rekomendasi dari pimpinan unit kerja;
  2. Pegawai Negeri Sipil Daerah berstatus Penyuluh atau Tenaga Teknis Pertanian yang mendapat rekomendasi dari Pemerintah Daerah (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah);
  3. Usia per 31 Agustus pada tahun berjalan paling tinggi 25 tahun dan atau paling tinggi 37 tahun untuk PNS di daerah tertinggal, terluar, terdepan;
  4. Membuat Surat Perjanjian Tugas Belajar Dalam Negeri Pegawai Lingkup Pertanian;
  5. Daftar Riwayat Hidup Calon Mahasiswa Tugas Belajar;

Untuk info lebih lanjut bisa mengakses website STPP Magelang http://stppmgl.ac.id, jurusan penyuluh pertanian http://stppyogyakarta.ac.id dan jurusan penyuluh peternakan http://stppmagelang.ac.id

PEMBUKAAN DIKLAT TEKNIS KOMPETENSI GURU

Di era globalisasi saat ini, dimana perubahan-perubahan telah terjadi dengan sangat cepat maka batasan wilayah, budaya dan bahasa menjadi semakin tipis.Tak hanya itu, adanya akses informasi yang sangat cepat juga  membuat ilmu pengetahuan yang dimiliki seseorang menjadi cepat usang.

Dunia pendidikan pun tak lepas dari dampak era globalisasi, peran guru diperlukan untuk menjadi partner belajar, yang bisa mendampingi, memimpin, melindungi dan memberikan motivasi bagi peserta didik yang memiliki latar belakang dan kemampuan yang berbeda-beda.

Selain itu guru juga perlu membuka komunikasi dengan orang tua peserta didik agar orang tua dapat mengetahui perkembangan anaknya. Hal tersebut disampaikan oleh Pj. Walikota Salatiga, Bapak Drs. Achmad Rofai, M.Si dalam sambutannya pada acara Pembukaan Diklat Teknis Kompetensi Guru di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2017 pada tanggal  20 Maret  2017 di Aula Kaloka BKDiklatda Kota Salatiga, Jl. Pemuda No. 2 Salatiga.

Acara dihadiri oleh Dr. Sri Widarti, Kabid. Fasilitasi dan Pengembangan SDM mewakili Kepala LPMP Provinsi Jawa Tengah, Kepala UPTD Kecamatan dan Kepala Sekolah SMP Negeri se Kota Salatiga.

Diklat Teknis ini berlangsung selama 20 (dua puluh) hari kerja yang terbagi dalam 4 angkatan, dan masing-masing angkatan dilaksanakan 5 (lima) hari kerja, yaitu :

  • Angkatan I : guru TK dilaksanakan pada tanggal 22 s.d 24 Maret 2017, sebanyak 40 orang peserta
  • Angkatan II : guru SD dilaksanakan pada tanggal 29 Maret s.d 4 April 2017, sebanyak 40 orang peserta
  • Angkatan III : guru SD dilaksanakan pada tanggal 5 s.d 11 April 2017, sebanyak 40 orang peserta
  • Angkatan IV : guru SMP dilaksanakan pada tanggal 12 s.d 19 April 2017, sebanyak 40 orang peserta

Narasumber kegiatan diklat teknis ini yaitu pengajar dari LPMP Provinsi Jawa Tengah, Kepala BKDiklatda Kota Salatiga dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga yang bertempat di Aula Kaloka pada BKDiklatda Kota Salatiga, Jl. Pemuda No. 2 Salatiga.

BEASISWA KOMINFO PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK ELEKTRO STEI ITB

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO) kembali memberikan beasiswa bagi calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan untuk menjadi mahaisswa pada Program Studi Magister Elektro, opsi (1) Layanan Teknologi Informasi – (LTI) dan (2) Rekayasa dan Manajemen Keamanan Informasi – RMKI untuk Tahun Akademik 2017/2018. Beasiswa mencakup biaya kuliah selama (18) bulan, bantuan biaya operasional dengan jumlah terbatas.  Beasiswa tidak termasuk biaya hidup, biaya buku, biaya wisuda dan biaya lainnya selama studi di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Program Magister ini dilaksanakan dalam 3 (tiga) semester selama 18 (delapan belas) bulan. Program ini dimaksudkan untuk membantu mempersiapkan/meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajerial maupun teknis bagi para pengelola TIK (Teknologi Informasi & Komunikasi) di Kementerian dan Lembaga Pemerintah Pusat dan Daerah.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat Program Studi Magister Teknik Elektro Jalur Pilihan CIO dan LTI, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika – ITB Gedung Achmad Bakrie, Labtek VIII, Lt. 3 (Lab. Sinyal dan Sistem) Jl. Ganesa No. 10 bandung 40132. Telp/Fax : 022-2500985. http://mti.stei.itb.ac.id

PROGRAM BEASISWA S2 DALAM NEGERI KEMENTERIAN KOMINFO TAHUN 2017

Dalam rangka mendukung upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme aparatur pemerintah, baik pusat maupun daerah, Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Tahun Anggaran 2017 kembali akan melaksanakan Program Beasiswa S2 Dalam Negeri yang telah dikembangkkan sejak tahun 2011.

Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi untuk mengikuti Program Beasiswa tersebut adalah:

  1. Pegawai Negeri Sipil pada instansi Pusat dan daerah (kecuali PNS pada instansi sektor pendidikan), anggota TNI/Polri;
  2. Berusia maksimum 37 tahun pada saat mendaftaran diri;
  3. Berstatus PNS dan TNI/Polriaktif yang memiliki mas kerja minimum 2 tahun;
  4. Mendapatkan ijin dan rekomendasi dari pejabat berwenang (minimum pimpinan instansi setingkat eselon II) di instansi yang bersangkutan untuk menjalani pendidikan;
  5. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain;
  6. Persyaratan lainnya mengikuti persyaratan masing-masing Perguruan Tinggi yang dipilih.

Program studi yang dibiayai melalui program beasiswa ini adalah Program Beasiswa S2 Ilmu Komunikasi.

Program Beasiswa S2 Ilmu Komunikasi bekerjasama dengan 7 (tujuh) Perguruan tinggi, yaitu :

  1. Universitas Indonesia di Jakarta;
  2. Universitas Gajah Mada (UGM) di Yogyakarta;
  3. Universitas Andalas (Unand) di Padang;
  4. Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya;
  5. Universitas Hasanudin (Unhas) di Makassar;
  6. Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan;
  7. Universitas Sebelas Maret (UNS) di Surakarta.

Persyaratan khusus yang harus dipenuhi untuk mengikuti Program Beasiswa S2 Ilmu Komunikasi adalah tugas dan fungsinya terkait dengan pelayanan informasi dan kehumasan pemerintah. Pemenuhan persyaratan ini dibuktikan dengan Surat Pernyataan Melaksanakan Jabatan (SPMJ), dan Surat Keputusan Jabatan Struktural bagi yang sudah menjabat atau Surat Penempatan dari Unit yang menangani kepegawaian dari masing-masing instansi kepada yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas di bidang terkait.

Informasi lebih lanjut terkait dengan jadwal pendaftaran, prosedur pendaftaran dan seleksi Program Beasiswa dapat dilihat pada situs web resmi masing-masing Perguruan Tinggi, dan keterangan lebih  lanjut terkait penyelenggaraan Program Beasiswa dapat dilihat pada situs web litprofkom.kominfo.go.id/beasiswa atau dapat menghubungi Tim Pengembangan SDM melalui email tpsdm@mail.kominfo.go.id.