by Admin | 18 Jun 2014 | Pengumuman
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) Surakarta bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Asian Development Bank (ADB) melalui Program State Accountability Revitalization (STAR) menyelenggarakan Pendidikan Program Sarjana Beasiswa STAR Tahun Anggaran 2014. Beasiswa ini diberikan kepada Karyasiswa yang berasal dari Pegawai Pemerintah Daerah dan Pegawai BPKP yang memiliki ijazah Program Diploma III (D3) dan berkeinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana (S1).
Informasi terkait ketentuan dan peraturan program beasiswa STAR dapat dilihat pada file attachment :
[wpba-attachment-list]
by Admin | 11 Jun 2014 | Kegiatan
KEPURUN, Pada tanggal 3 s.d. 5 juni 2014 BKD Kota Salatiga melalui Bidang Mutasi menyelenggarakan Pengiriman Pembekalan Pensiun Luar Daerah tahun 2014 yang bertempat di PT Kepurun Pawana Indonesia (PT. KPI) desa manisrenggo Klaten. Pembekalan Pensiun ini diikuti oleh 25 orang PNS yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2015-2016.
Acara yang dibuka dan ditutup oleh Sekretaris BKD Kota Salatiga (Sri Silvia Safitri, SH) ini bertujuan untuk membantu para calon pensiunan menyusun dan menetapkan langkah dalam memasuki masa pensiun sehingga dapat “meraih sukses di masa pensiun”. Adapun materi yang diberikan didisain, diarahkan dan diselaraskan dengan situasi dan kondisi para peserta, yaitu :
- Persiapan mental dan Spiritual menghadapi masa purna tugas;
- Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh di masa purna tugas;
- Peluang-peluang Aktivitas, Kegiatan dan Usaha antara lain :
- Usaha pengolahan daging (bakso dan nugget)
- Usaha Perikanan Air Tawar dan praktek pemijahan ikan
- Usaha pengolahan bebek/ayam goreng
- Kunjungan Usaha
- Usaha modern bakery
- Usaha budidaya dan pemasaran Jamur Konsumsi
(more…)
by Admin | 11 Jun 2014 | Berita, Informasi
JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengkaji usulan Kementerian Pemuda dan Olahraga, untuk menjadikan pelatih olahraga dalam jabatan fungsional. Namun untuk merealisasikan itu semua memerlukan sejumlah pertimbangan, antara lain prestasi, pengalaman, dan kriteria obyektif lainnya.
Deputi Bidang SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, pengangkatan atlet ke dalam jabatan fungsional pelatih merupakan salah satu penghargaan bagi olahragawan. “Selain memperhatikan tugas pokok dan nomenklatur jabatan, jenjang pendidikan, sertifikasi, diklat, serta intensitas pelatihan juga wajib dipertimbangkan dalam menjaring atlet untuk formasi pelatih” ujarnya dalam rapat ekspose naskah akademis jabfung pelatih olahraga di Jakarta, Senin (09/06).
Deputi yang juga mantan atlet softball tersebut mengingatkan, formasi jabatan pelatih olahraga pada masing-masing cabang olahraga harus disusun berdasarkan analisis kebutuhan pelatih, dengan menghitung rasio keseimbangan antara beban kerja pelatih olahraga dengan jumlah cabang olahraga. “Sentra binaan juga diperlukan untuk melaksanakan kegiatan kepelatihan sesuai dengan jenjang jabatannya,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Sesmen Pemuda dan Olahraga Alfitra Salamm mengungkapkan, pelatih yang bertugas di sentra olahraga saat ini memiliki keragaman latar belakang tingkat atau jenjang pendidikan, pengalaman, wawasan, dan kompetensi. Keragaman tersebut menyebabkan penataan kompetensi pelatih tidak tepat posisinya dalam melaksanakan tugas.
Hal senada dikatakan oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto, yang menyatakan tidak adanya jaminan mutu prestasi olahraga di Indonesia. “Untuk kompetensi pelatih belum didudukkan sebagai kompetensi fungsional. Padahal sesuai dengan fungsinya, pelatih dituntut untuk menyelenggarakan pelatihan berdasarkan kompetensi yang dimiliki,” ungkapnya.
Diharapkan, pelatih yang berstatus sebagai pejabat fungsional dapat menjadi pelaku yang lebih profesional, kompeten, dan bertanggungjawab penuh dalam karir pelatihan dan pembinaan prestasi olahraga nasional. Pembinaan prestasi olahraga nasional pun dapat dilakukan oleh tenaga profesional dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk meningkatkan prestasi olahragawan nasional, imbuh Djoko Pekik. (bby/HUMAS MENPANRB)
Sumber: http://menpan.go.id/berita-terkini/2508-pemerintah-kaji-jabatan-fungsional-untuk-pelatih-olahraga
by Admin | 11 Jun 2014 | Berita, Informasi
JAKARTA – Persiapan seleksi CPNS tahun 2014 yang rencananya akan menggunakan
Computer Assisted Test (CAT) terus dimantapkan oleh pemerintah. “Kita usahakan tahun ini, TKD 100% menggunakan CAT,” jelas Menteri PANRB Azwar Abubakar dalam Rakor dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta, Senin (09/06).
Untuk pelaksanaan tes dengan sistem CAT tahun ini Kementerian PANRB akan bekerja sama dengan BKN dan Kemendikbud untuk mengadakan TKD. BKN menyediakan fasilitas CAT di 12 BKN Kantor Regional dan BKN Pusat, sedangkan 2.304 titik lokasi untuk TKD disiapkan oleh Kemendikbud.
Fasilitas milik Kemendikbud dimaksud adalah infrastruktur Uji Kompetensi Guru (UKG) sebanyak 2.232 laboratorium di sekolah-sekolah. Selain itu, Perguruan Tinggi Negeri juga ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan TKD dengan menyediakan 97 laboratorium.
Menteri menambahkan, TKD tahun ini juga diberlakukan passing grade seperti tahun 2013. Peserta yang lolos TKD selanjutnya akan mengikti Tes Kompetensi Bidang (TKB) yang direncanakan berupa tes tertulis atau psikologi lanjutan, praktek/perfomance test, serta wawancara oleh instansi. (rr/HUMAS MENPANRB)
Sumber: http://menpan.go.id/berita-terkini/2509-tes-cpns-dengan-cat-gunakan-fasilitas-bkn-dan-kemendikbud